Sudah Selesai

Selasa, 7 April 2020

Oleh Rick Warren

“Setelah itu, Yesus tahu bahwa semuanya telah dilakukan. Agar Kitab Suci menjadi kenyataan, Ia berkata, ‘Aku haus’. . . Ketika Yesus mencicipi cuka itu, Ia berkata, “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepalaNya dan mati” (Yohanes 19:28, 30 New Century Version/NCV).

Satu-satunya orang yang menyelesaikan semua yang Dia miliki di piringNya sebelum Dia mati adalah Yesus.

Dalam Yohanes 4:34, Yesus berkata, “MakananKu adalah untuk melakukan apa yang Allah kehendaki! Dia adalah orang yang mengirim Aku, dan Aku harus menyelesaikan pekerjaan yang Dia berikan kepadaKu untuk dilakukan” (Contemporary English Version/CEV).

Untungnya bagi Anda dan saya, Yesus telah menyelesaikan pekerjaan yang diberikan Tuhan kepadanya. Tepat sebelum Yesus mati di kayu salib pada Jumat Agung pertama, Alkitab berkata, “Setelah itu, Yesus tahu bahwa semuanya telah dilakukan. Agar Kitab Suci menjadi kenyataan, Ia berkata, ‘Aku haus’. . . Ketika Yesus mencicipi cuka itu, Ia berkata, “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepalaNya dan mati” (Yohanes 19:28, 30 NCV).

Ketika Yesus berkata, “Sudah selesai,” itu adalah seruan kemenangan. Ungkapan ini sebenarnya adalah satu kata dalam bahasa Yunani asli: tetelestai. Itu adalah kata yang sangat umum dalam masyarakat Yunani kuno dengan banyak makna. Ketika Yesus mengatakan kata-kata ini di kayu salib, Ia merujuk pada masing-masing arti ini:

• Itu digunakan oleh pelayan dan karyawan yang kembali ke tuannya dengan berita bahwa mereka telah menyelesaikan tugas. Yesus telah menyelesaikan tugas yang diberikan Allah kepadaNya.

• Ini adalah istilah hukum yang akan digunakan hakim untuk mengumumkan bahwa seorang tahanan telah sepenuhnya menjalani masa hukumannya. Yesus memastikan bahwa keadilan telah dijalaniNya untuk dosa kita.

• Itu adalah istilah akuntansi yang berarti utang telah dibayar penuh. Yesus sepenuhnya telah membayar hutang kita.

• Artis menggunakan istilah tersebut ketika melukis gambar untuk menunjukkan sentuhan terakhir mereka. Pengorbanan Yesus menyelesaikan karya agung Allah dengan memungkinkan puncak ciptaan-Nya – kita – untuk ditebus dari dosa kita.

• Para imam menggunakan istilah itu ketika mereka mempersembahkan kurban kepada Tuhan untuk mengatakan, “Pengorbanan telah dilakukan.” Kematian Yesus di kayu salib adalah pengorbanan untuk dosa kita.

Satu kata itu adalah apa yang memisahkan agama Kristen dari setiap agama lain di planet ini. Semua agama lain adalah tentang apa yang perlu kita lakukan untuk menjadi benar dengan Tuhan.

Yesus berkata, “Sudah selesai.” Kita tidak perlu melakukan apa pun untuk memiliki akses kepada Tuhan. Dia telah melakukan segalanya! Kita hanya perlu percaya kepadaNya.

Untuk Kita Renungkan:

  • Bagaimana dengan mengetahui bahwa Yesus telah menyelesaikan pekerjaan yang paling penting bagi Anda akan mengubah cara Anda memandang tugas di depan Anda hari ini?
  • Dari lima makna kata tetelestai, manakah yang paling penting bagi Anda secara pribadi? Mengapa?
  • Apa yang bisa kita ketahui tentang karakter Allah dengan fakta bahwa Dia telah membuat jalan bagi kita untuk keselamatan yang tidak perlu kita bayar sama sekali?

It Is Finished

By Rick Warren

“After this, Jesus knew that everything had been done. So that the Scripture would come true, he said, ‘I am thirsty’ . . . When Jesus tasted the vinegar, he said, ‘It is finished.’ Then he bowed his head and died” (John 19:28, 30 NCV).

The only person ever to finish everything he had on his plate before he died was Jesus.
In John 4:34, Jesus said, “My food is to do what God wants! He is the one who sent me, and I must finish the work that he gave me to do” (CEV).

Fortunately for you and me, Jesus did finish the work God gave him. Right before Jesus died on the cross on the first Good Friday, the Bible says, “After this, Jesus knew that everything had been done. So that the Scripture would come true, he said, ‘I am thirsty’ . . . When Jesus tasted the vinegar, he said, ‘It is finished.’ Then he bowed his head and died” (John 19:28, 30 NCV).

When Jesus says, “It is finished,” it was a shout of victory. The phrase actually is a single word in the original Greek: tetelestai. It was a very common word in ancient Greek society with many meanings. When Jesus said these words on the cross, he was referring to each of the meanings:

  • It was used by servants and employees who return to their master with news they had finished the task. Jesus had finished the task God had given him.
  • It’s a legal term judges would use to announce that a prisoner had completely served his prison time. Jesus made sure that justice had been served for our sin.
  • It was an accounting term meaning a debt had been paid in full. Jesus completely paid our debt.
  • Artists used the term when painting a picture to denote their final stroke. Jesus’ sacrifice finished God’s great masterpiece by making it possible for the pinnacle of his creation—us—to be redeemed from our sin.
  • Priests used the term when they offered a sacrifice to God to say, “The sacrifice has been made.” Jesus’ death on the cross was the sacrifice for our sin.

That one single word is what separates Christianity from every other religion on the planet. All other religions are about what you need to do to be right with God.

Jesus says, “It is finished.” You don’t need to do anything to have access to God. He’s done everything! You just need to trust him.

Talk It Over:

  • How does knowing Jesus has finished the most important work for you change how you view the tasks in front of you today?
  • Of the five meanings of the word tetelestai, which one is most important to you personally? Why?
  • What can we know about God’s character by the fact that he made a way for us to salvation that didn’t cost us anything?
Please follow and like us:

Add a Comment

You must be logged in to post a comment