Akulah gembala yang baik; gembala yang baik memberikan nyawa-Nya bagi domba domba. Yohanes 10:11
Kita hidup di zaman yang serba ada dan praktis dan teknologi turut ambil andil dalam perubahan yang terjadi. Ada begitu banyak tawaran untuk melakukan segala sesuatu dengan praktis melalui Internet. Kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam Sosial Media, yang tanpa kita sadari bahwa kita sedang dididik oleh Media sosial itu sendiri. Cara berpikir menentukan perilaku maka saat pola pikir berubah maka perilaku pun berubah sampai kepada cara kita memahami Tuhan.
Mengapa Tuhan begitu lama menjawab doa saya? Sampai kapan saya harus menanggung penderitaan ini? Mengapa saya yang harus mengalami hal ini? Adakah Tuhan di dunia ini? Dimana Tuhan saat saya susah? Kita jadi mempertanyakan keberadaan-Nya di dalam hidup. Kita mempersalahkan Tuhan atas apa yang terjadi, kita lebih suka dengan penyelesaian yang cepat dan instan dibanding dengan mengikuti alur proses yang sesungguhnya. Jelaslah dengan setiap pemikiran dan tindakan kita kita selalu bertentangan dengan Tuhan, mengapa? Karena kita tidak mengenal Sang Gembala sejati.
Yesus mengatakan kepada orang banyak pada waktu itu bahwa Dia adalah Gembala yang baik. Mengapa?
Dia masuk melalui Pintu (2). Menunjukkan bahwa dia adalah pemilik yang sah, para penjaga pasti akan membukakan pintu dan domba-dombanya mengenal pemiliknya Gembala mengenal domba-dombanya dengan memanggil nama mereka (3). Dengan memanggil nama mereka sang gembala memastikan bahwa domba-dombanya aman tidak ada yang terpisah dari kawanan. Menuntun domba-domba (4). Sang gembala akan berjalan di depan mereka dan menuntun mereka keluar sehingga semua domba mengikuti dia karena mereka mengenalnya.
Memberikan nyawa bagi domba-domba (11). Gembala tahu bahwa domba-domba adalah makhluk yang lemah karena itu dia menjadi incaran banyak hewan pemangsa lainnya, bahkan jika tidak hati-hati pasti domba-domba akan tergelincir ke jurang. Karena itu gembala menjamin keamanan mereka dengan bertarung serta mencari mereka yang terhilang.
Domba-domba yang ada di bawah pimpinan gembala yang baik pasti akan terhindar dari marabahaya, sebab ada Sang Gembala menjaga mereka, mereka tidak takut dalam segala musim yang datang karena hidup mereka di pelihara oleh Sang Gembala. Hal yang perlu dilakukan oleh Domba adalah mengenal suara Gembala, mendengar perkataa-Nya, serta taat dan mengikuti Sang Gembala.
Tuhan sedemikian rupa menyediakan segala sesuatu agar kita memiliki hidup yang berkelimpahan, pertanyaannya apakah kita mau percaya kepada pimpinan-Nya? Apakah kita mau taat dan percaya kepada-Nya?
Inspirasi: Kita hanya akan dapat mempercayakan hidup kita dengan seutuhnya pada Sang Gembala jika setiap hari kita belajar membangun hubungan yang intim bersama Tuhan melalui doa dan firman. Hal ini membantu kita untuk mengenalNya lebih dalam.
